Senin, 01 Desember 2008

Krisis global terasa menusuk jantung

  • Denyut nadi dunia saat ini mengalami gangguan yang sangat menyesakkan dada,bagaimana tidak semua lapisan masarakat saat ini mengalami perubahan cara hidup.Yang semua harus di hadapi meskipun dengan taruhan harta,benda,dan bahkan jiwa demi memperoleh atau mempertahankankelangsungan hidup. Beban hidup semakin berat semua kebutuhan semakin meningkat sementara penghasilan sebaliknya tidak bertambah malahan berkurang.

Hal ini sangat di rasakan oleh para pekerja pabrik,petani,dan nelayan, sehingga saat ini banyak orang yang mulai stress untuk memikirkan rencana yang sudah di planingkan sebelumnya. Coba kita lihat saat ini berapa banyak perusahaan yang berencana untuk mengurangi karyawannya (PHK),dan jika itu terjadi berapa juta pengangguran di indonesia khususnya. Belum di tambah dengan penambahan dengan lulusan yang hingga saat ini belum tertampung di dunia kerja.

Untuk saat ini saja perusahaan raksasa di pulau batam sudah banyak yang mengurangi jam lembur ,bahkan ada yang sudah merumahkan sebagian karyawannya .Bisa kita bayangkan betapa suramnya masa depan jika krisis ini tidak segera ada titik terang. Maka akan ada gejolak sosial yang sulit diramalkan .Mungkinkah krisis yang di mulai dari amerika ini bisa pulih dalam waktu tiga,atau enam bulan.Padahal mulai krisis baru bulan oktober yang lalu namun kedahsatannya meskipun baru seumur jagung yang lagi tumbuh tetapi dampaknya sudah luar biasa ,nah bagaimana jika krisis ini berlangsung dengan waktu yang sangat lama.Semoga ada pencerahan lebih cepat....

1 komentar:

PIAYU'NET mengatakan...

gara2 amerika dunia jadi berantakan